Saksofon benar-benar menghidupi keluarga pasangan Anton Prihardianto dan Valentina Sri Yuniati. Anton adalah penggemar, pemain, kolektor, pelatih, dan ahli reparasi saksofon. Istrinya perigel berjual beli alat tiup tersebut. (Oleh: Frans Sartono) Lagu “Misty” mengalun dari rumah keluarga pasangan Anton Prihardianto (54) dan Valentina Sri Yuniati (54) di bilangan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Berada di rumah mereka, kita serasa dikepung saksofon dan beragam instrumen tiup lain. Tak kurang dari 180 alat tiup ada dalam koleksi mereka. Dari jumlah itu, sebanyak 125 unit adalah saksofon. Sisanya adalah oboe, fagot, trumpet, buggle, clarinet, flute, dan lainnya. Saksofon datang dari aneka merek dan tahun pembuatan, seperti Buffet Crampon, Yanagisawa, Julius Keilwerth, Holton, Rampone Cazani, Buescher, Martin, Selmer, dan Conn. Koleksi tertua Anton berupa saksofon baritone merek Kessel Mathias berangka tahun 1898. Pria asal Yogyakarta itu memang cinta mati kepada alat tiup temuan Antoine-Josep...
(Ini sekelumit cerita tentang Rumah Tiup dalam versi tanya-jawab. Semoga teman2 bisa lebih kenal dekat dengan Rumah Tiup) Tanya: Cerita sedikit dong tentang Rumah Tiup. Jawab: Rumah Tiup ini kita bikin karena kecintaan kita kepada saxophone, kepada alat tiup. Di situ kita menyediakan alat2 tiup dengan harga yang relative murah, juga mengajari gratis. Rumah Tiup berdiri sejak tahun 1998. Dan yang memberi nama Rumah Tiup itu sebenarnya bukan kita melainkan teman2 atau murid2 kita. Tanya: Saxophone itu sendiri merupakan alat music yang sudah ditemukan lebih dari 100 tahun lalu oleh Adolphe Sax orang Belgia. Dan Kenny G boleh dibilang merupakan salah satu tokoh yang mempopulerkan saxophone di Indonesia. Kehadiran Kenny G membawa trend tersendiri untuk kemudian orang kepingin belajar bagaimana memainkan saxophone. Apakah itu juga dilihat oleh Rumah Tiup? Jawab: Ya, betul. Tanya: Dari sisi audience, siapa saja yang datang? Jawab: Dari anak2, biasanya diantar oleh orang tuanya. Mulai dari us...
Komentar
Posting Komentar